IBX5874A753E947C Macam-macam Zakat dan Penghitungannya | Read And Share

Macam-macam Zakat dan Penghitungannya

Macam-macam Zakat dan Penghitungannya
Macam-macam Zakat dan Penghitungannya

Macam Zakat dan Perhitungannya - Setiap umat muslim diwajibkan memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah. Kewajiban ini tertulis di dalam Alquran. Pada awalnya, Alquran hanya memerintahkan untuk memberikan sedekah yang sifatnya bebas, tidak wajib. Namun, pada kemudian hari, umat Islam diperintahkan untuk membayar zakat. Zakat menjadi wajib hukumnya sejak tahun 662 M. Nabi Muhammad melembagakan perintah zakat ini dengan menetapkan zakat bertingkat bagi mereka yang kaya untuk meringankan beban kehidupan mereka yang miskin. Sejak saat ini, zakat diterapkan dalam negara-negara Islam. Hal ini menunjukan bahwa pada kemudian hari ada pengaturan pemberian zakat, khususnya mengenai jumlah zakat tersebut.


Zakat dibagi dalam dua bagian dengan penghitungannya sebagai berikut:


  1. Zakat Fitrah
Setiap muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya dan orang lain yang menjadi tanggungannya, baik orang dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita.
Besaran nominal zakat fitrah 1438 H adalah sebesar Rp35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah) per jiwa, yaitu setara dengan 2,5 kg beras Rp12.000/kg.
  1. Zakat Mal
Zakat yang dikeluarkan seorang muslim yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing jenis memiliki perhitungannya sendiri-sendiri.

Emas dan Perak

Ketentuan Zakat Emas
1. Mencapai haul
2. Mencapai nishab 85 gr emas murni
3. Besar zakat 2,5%
Cara Menghitung:
1. Jika seluruh emas/perak yang dimiliki, tidak dipakai atau dipakainya hanya setahun sekali. Zakat emas/perak = emas yang dimiliki x harga emas x 2,5 %
2. Jika emas yang dimiliki ada yang dipakai
Zakat = (emas yang dimiliki – emas yang dipakai) x harga emas x 2,5 %

Ketentuan Zakat Perak
1. Mencapai haul
2. Mencapai nishab 595 gr perak
3. Besar zakat 2,5%
Cara Menghitung
1. Jika seluruh perak yang dimiliki, tidak dipakai atau dipakainya hanya setahun sekali.
Zakat = perak yang dimiliki x harga perak x 2,5 %

2. Jika emas yang dimiliki ada yang dipakai
Zakat = (perak yang dimiliki – perak yang dipakai) x harga emas x 2,5 %


Zakat Pertanian/segala macam hasil bumi

Mengenai zakat tumbuh-tumbuhan, Allah SWT telah menetapkannya dalam Al-Quran surat Al-An'am ayat 141 yang artinya:
"Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun, dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan yang tidak sama (rasanya). Makanlah buahnya (yang bermacam-macam itu) bila berbuah, dan tunaikanlah haknya dari hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkannya zakat); dan jangan lah kamu berlebihan, sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebihan".


Hasil bumi wajib dikeluarkan zakatnya jika sudah mencapai nishab yaitu 5 wasaq (650 Kg). Adapun kadar zakatnya ada dua macam, yaitu: Pertama, jika pengairannya alamiah (oleh hujan atau mata air) maka kadar zakatnya adalah 10%. Kedua, jika pengairannya oleh tenaga manusia atau binatang maka kadar zakatnya adalah 5%.

0 komentar:

Posting Komentar